• Selamat Datang

Kamis, 06 Mei 2021

BERITA

PPSDM Bandung dan Dinas ESDM Bengkulu gelar Diklat Keselamatan dan Kesehatan Kerja pertambangan
Rabu, 31 Maret 2021 | 13:35:38 WIB Author Wahyudi

Dalam rangka mewujudkan dan mendukung pelaksanaan Good Mining Practices,  Pusat pengembangan Sumber Daya Manusia, Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM) Bandung  bekerjasama dengan Dinas ESDM Provinsi bengkulu melaksanakan Diklat Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan di Provinsi Bengkulu.
“ Alhamdulillah kita telah bekerjasama denga PPSDM Bandung melakukan Diklat  K3 untuk pekerja sektor batuan di provinsi Bengkulu “ terang Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu. Ir. H. Ahyan Endu. Senin(29/3) di sela pembukaan acara  secara resmi di Hotel Mercure Bengkulu. Acara yang di rencanakan berlangsung mulai dari tanggal; 29 Maret hingga 3 April 2021 di ruang pertemuan Hotel Mercure Kota Bengkulu  ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari pekerja tambang skala kecil atau batuan yang mewakili sembilan kabupaten di Provinsi Bengkulu.
Sementara itu,  Kabid Minerba Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Fajar Nugraha, ST, M.Ling. mengungkapkan pentingnya penyelenggaraan Diklat ini sebagai pengetahuan dasar bagi pekerja tambang skala kecil di lapangan sehingga tetap memperhatikan keselamatan kerja dan kesehatan di lapangan . “ Banyak materi penting yang di sampaikan saat pelatihan ini, diharapkan ke depan kita ingin pengetahuan ini juga di bagi ke pekerja batuan lainnya. “ terangnya. 
Fajar Menambahkan materi yang akan disampaikan antara lain, pengenalan kegiatan pertambangan , dasar-dasar keselamatan pertambangan, pertemuan keselamatan kerja (safety meeting), pemeriksaaan keselamatan pertambangan, peraturan perundangan sektor minerba, inspeksi pengamatan K3,  teknis pembuatan analisa keselamatan kerja, identifikasi bahaya dan pengenalan resiko.
“ Pada setiap materi yang disampaikan dihadirkan pemateri yang berkompeten dari pihak Widya Iswara PPSDM Bandung dan Inspektur Tambang Prov. Bengkulu serta tentu saja pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan, para peserta wajib di tes antigen dan alhamdulillah semuanya non reaktif ” Pungkasnya. (mc)