Ferry Erwansyah, ST

Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan

 

(1) Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan mempunyai tugas melaksanakan     kebijakan,    pengembangan    Energi    dan Ketenagalistrikan, melaksanakan pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan,         melakukan        bimbingan        teknis ketenagalistrikan, pengawasan dan konservasi energi.

(2) Untuk  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  dalam ayat          (1),   Kepala   Bidang   Energi   dan   Ketenagalistrikan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana pelaksanaan tugas Bidang Energi dan Ketenagalistrikan;
  2. penyiapan bahan dan dokumen pelaksanaan tugas Bidang Energi dan Ketenagalistrikan;
  3. pelaksanaan pengembangan energi   baru   terbarukan, penelitian, pengumpulan dan analisis data energi dan ketenagalistrikan;
  4. pelaksanaan pembinaan         dan         pengusahaan ketenagalistrikan dan pemanfaatan energi;
  5. pelaksanaan bimbingan teknis,     pengawasan     dan konservasi pemanfaatan energi dan ketenagalistrikan;
  6. mengikuti rapat teknis di bidang energi;
  7. pengevaluasian pelaksanaan tugas  Bidang  Energi  dan Ketenagalistrikan;
  8. penyusunan laporan pelaksanaan  tugas  Bidang    Energi dan Ketenagalistrikan; dan
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas.

 

Kepala  Bidang     Energi  dan  Ketenagalistrikan  3  (tiga)  seksi membawahi:

  1. Kepala Seksi Pengembangan Energi dan Ketenagalistrikan;
  2. Kepala Seksi Pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan; dan
  3. Kepala Seksi Konservasi Energi.

 

Yostaki Farizal, ST, M.Si

Kepala Seksi Pengembangan Energi dan Ketenagalistrikan

(1) Kepala  Seksi  Pengembangan  Energi  dan  Ketanagalistrikan mempunyai      tugas     merumuskan     kebijakan     daerah; melaksanakan      penyelidikan,     penelitian,     pengamatan, pengumpulan/  pengolahan data energi dan ketenagalistrikan serta analisa data dalam rangka intensifikasi dan diverifikasi sumber-sumber energi serta melaksanakan pemantauan penggunaan energi dan ketenagalistrikan.

(2) Dalam    melaksanakan    tugasnya    sebagaimana  dimaksud dalam ayat (1) Kepala Seksi   Pengembangan Energi dan Ketenagalistrikan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana      pelaksanaan      tugas      Seksi Pengembangan Energi dan Ketenagalistrikan;
  2. penyiapan aturan, perizinan usaha ketenagalistrikan dan pemanfaatan energi;
  3. penyiapan bahan dan  pelaporan  serta  pengedalian  dan pengawasan di bidang pelayanan dan bimbingan usaha ketenagalistrikan;
  4. penyiapan persetujuan, prosedur, supervisi, evaluasi dan pengendalian pengawasan harga jual, sewa jaringan dan tarif tenaga listrik;
  5. penyiapan perizinan       usaha       jasa       penunjang ketenagalistrikan;
  6. pengembangan terhadap energi baru dan terbarukan yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat;
  7. pemantauan terhadap energi   baru   terbarukan   yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat;
  8. pendataan dan    menganalisa    potensi    energi    baru terbarukan;
  9. pendataan daerah-daerah yang belum berlistrik;
  10. pengkoordinasian teknis    dengan    badan    usaha ketenagalistrikan dalam hal pengembangan ketenagalistrikan;
  11. mengikuti rapat    teknis    pengembangan    energi    dan ketenagalistrikan;
  12. pengendalian  pelaksanaan   tugas   Seksi   Pengembangan Energi dan Ketenagalistrikan;
  13. penyusunan laporan      pelaksanaan      tugas      Seksi Pengembangan  Energi  dan  Ketenagalistrikan; dan n. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.

 

Selvia Purwariani, ST, MM

Kepala Seksi Pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan

 

(1) Kepala  Seksi    Pengusahaan  Energi  dan  Ketenagalistrikan mempunyai      tugas     merumuskan     kebijakan     daerah; melaksanakan penyiapan perizinan ketenagalistrikan dan pemanfaatan energi; melakukan pengawasan di bidang energi dan           ketenagalistrikan;    memberikan    bimbingan    teknis pengusahaan     energi    dan    ketenagalistrikan         kepada masyarakat umum.

(2) Untuk   melaksanakan   tugasnya   sebagaimana   dimaksud pada  (1)  Seksi    Pengusahaan  Energi  dan Ketenagalistrikan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana      pelaksanaan      tugas      Seksi Pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan;
  2. penyiapan bahan dan dokumen pelaksanaan tugas Seksi Pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan;
  3. pelaksanaan pengusahaan    terhadap    energi    baru terbarukan yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat;
  4. pemantauan terhadap   energi   baru   terbarukan   yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat;
  5. penyusunan pendataan dan  menganalisa  potensi  energi baru terbarukan;
  6. penyiapan aturan perizinan usaha ketenagalistrikan dan pemanfaatan energi;
  7. penyiapan bahan dan  pelaporan  serta  pengendalian  di bidang pelayananan bimbingan usaha ketenagalistrikan.;
  8. penyiapan persetujuan, prosedur, supervisi, evaluasi dan pengendalian pengawasan harga jual, sewa jaringan dan tarif tenaga listrik;
  9. penyiapan perizinan      usaha      jasa     penunjang ketenagalistrikan;
  10. penyusunan pendataan daerah-daerah  yang  belum berlistrik;
  11. pelaksanaan koordinasi   teknis   dengan   badan   usaha ketenagalistrikan          dalam         hal         pengembangan ketenagalistrikan;
  12. mengikuti rapat teknis      pengusahaan  energi  dan ketenagalistrikan sesuai dengan disposisi atasan;
  13. pengevaluasian pelaksanaan tugas  Seksi    Pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan;
  14. penyusunan laporan pelaksanaan      tugas      Seksi pengusahaan Energi dan Ketenagalistrikan; dan
  15. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.

Reni Mulyasari, M.Si

Kepala Seksi Konservasi Energi

 

(1) Kepala     Seksi     Konservasi     Energi     mempunyai     tugas melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi, evaluasi dan pelaporan serta pengendalian dan pengawasan di bidang konservasi energi dan teknis ketenagalistrikan.

(2) Untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) Seksi Konservasi Energi mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Energi;
  2. penyiapan bahan dan dokumen pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Energi;
  3. penyiapan program, pengaturan dan pengawasan efisiensi, tekno ekonomi energi, penerapan teknologi energi bersih dan efisiensi energi,  bimbingan  teknis  dan  kerjasama konservasi energi;
  4. pemberian bimbingan    teknis    dan    supervisi    dalam penerapan tekno ekonomi energi, teknologi energi bersih dan efisiensi energi;
  5. pengendalian dan pengawasan  dalam  penerapan  tekno ekonomi energi, teknologi energi bersih dan efisiensi energi serta teknis ketenagalistrikan;
  6. mengikuti rapat teknis di bidang konservasi energi;
  7. pengevaluasian pelaksanaan   tugas   Seksi   Konservasi Energi;
  8. penyusunan laporan pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Energi; dan
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.