H.M. Solehan, ST

Kepala  Bidang  Geologi  dan  Air  Tanah

 

(1) Kepala  Bidang  Geologi  dan  Air  Tanah    mempunyai  tugas melaksanakan penyelidikan, pemetaan geologi dan air tanah, konservasi air tanah, pengusahaan air tanah, penetapan nilai perolehan     air   tanah   dan   inventarisasi   serta   pemberian bimbingan teknis eksplorasi dan pemanfaatan air tanah

(2) Untuk  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  dalam ayat      (1)  di  atas,  Kepala  Bidang  Geologi  dan  Air  Tanah mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana pelaksanaan  tugas  Bidang  Geologi dan Air Tanah;
  2. penyiapan bahan dan dokumen yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas Bidang Geologi dan Air Tanah;
  3. pelaksanaan penyelidikan, pemetaan geologi dan air tanah, pemeriksaan dan  analisa   air   tanah   dalam   rangka pengembangan wilayah provinsi;
  4. pengarahan dalam penyusunan  bahan  rumusan  geologi dan air tanah;
  5. pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pemasangan tanda batas izin usaha pertambangan operasi produksi;
  6. pelaksanaan penyelidikan, pemetaan hidrogeologi dalam rangka penetapan  zona   konservasi   air   tanah   pada cekungan air tanah dalam daerah provinsi;
  7. penyusunan nilai perolehan  air  tanah  dalam  Daerah Provinsi;
  8. penerbitan izin    pengeboran,    izin    penggalian,    izin pemakaian dan izin pengusahaan air tanah dalam daerah provinsi;
  9. penetapan  nilai  perolehan   air   tanah  dalam  daerah provinsi;
  10. pemberian bimbingan teknis serta pengawasan eksplorasi geologi dan pemanfaatan air tanah;
  11. mengikuti rapat teknis pemetaan geologi dan air tanah;
  12. pengevaluasian pelaksanaan tugas Bidang Geologi dan Air Tanah;
  13. penyusunan laporan pelaksanaan  tugas  Bidang  Geologi dan Air Tanah; dan
  14. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas

 

Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah  membawahi:

a.  Kepala Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah;

b.  Kepala Seksi Konservasi Air Tanah; dan

c.  Kepala Seksi Pengusahaan Air Tanah

 

 

Ramlan, S.ST

Kepala Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah

 

(1) Kepala   Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah mempunyai tugas      merumuskan   kebijakan   daerah;       melaksanakan pemetaan            geologi    sumberdaya    mineral    dan   batubara; melaksanakan            inventarisasi      potensi      panas      bumi; melaksanakan inventarisasi potensi minyak dan gas bumi; melaksanakan            pemetaan     mitigasi     bencana     geologi; melaksanakan pemetaan geologi lingkungan; melaksanakan pemetaan potensi geowisata; melakukan pemetaan geologi teknik;melakukan pemetaan geologi air tanah; melakukan pemeriksaan dan analisa air tanah; merumuskan petunjuk teknis pemetaan geologi dan air tanah; mengevaluasi laporan triwulan tahunan, rencana kerja dan anggaran biaya, laporan akhir  eksplorasi;   melakukan   pengawasaan   pelaksanaan pengukuran; pemasangan dan pelaporan tanda batas operasi produksi mineral dan batubara.

(2) Untuk  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada ayat (1) di atas, Kepala Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana pelaksanaan tugas Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah;
  2. penyiapan bahan dan dokumen yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah;
  3. pelaksanaan penyelidikan pemetaan sumberdaya mineral dan batubara;
  4. pelaksanaan inventarisasi potensi panas bumi;
  5. pelaksanaan inventarisasi potensi minyak dan gas bumi;
  6. pelaksanaan inventarisasi mitigasi bencana geologi;
  7. pelaksanaan penyelidikan geologi lingkungan;
  8. pelaksanaan inventarisasi potensi geowisata;
  9. pelaksanaan penyelidikan geologi teknik;
  10. pelaksanaan pemetaan geologi air tanah, pemeriksaan dan analisa air tanah;
  11. pengevaluasian laporan triwulan, tahunan, rencana kerja dan anggaran biaya, laporan akhir kegiataan ijin usaha pertambangan eksplorasi;
  12. pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pemasangan tanda jin batas izin usaha pertambangan operasi produksi;
  13. mengikuti rapat teknis pemetaan geologi dan air tanah;
  14. pengevaluasian pelaksanaan tugas Seksi Pemetaan Geologi dan Air Tanah;
  15. penyusunan laporan pelaksanaan  tugas  Seksi  Pemetaan Geologi dan Air Tanah; dan
  16. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.

 

 

M. Rudi Hendriono A, ST

Kepala Seksi Konservasi Air Tanah

 

(1) Kepala   Seksi   Konservasi   Air   Tanah   mempunyai   tugas merumuskan    kebijakan    daerah;    menyajikan    data-data informasi            geologi   dan   air   tanah   sebagai   acuan   dalam konservasi air tanah; melakukan pembuatan cekungan air tanah       lokal;   melakukan   pembuatan   neraca   air   tanah; melakukan inventarisasi serta memberikan informasi geologi dan air tanah.

(2) Untuk  melaksanakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada ayat        (1)   di   atas,   Kepala   Seksi   Konservasi   Air   Tanah mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Air Tanah;
  2. penyiapan bahan dan dokumen yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Air Tanah;
  3. pelaksanaan dan  pengevaluasian  pemetaan  geologi  air tanah;
  4. penyusunan dan perumusan cekungan air tanah;
  5. pelaksanaan dan pembuatan cekungan air tanah lokal;
  6. penyusunan neraca air tanah;
  7. penyajian data dan informasi geologi dan air tanah;
  8. mengikuti rapat teknis konservasi air tanah;
  9. pengevaluasian pelaksanaan  tugas  Seksi  Konservasi  Air Tanah;
  10. penyusunan laporan pelaksanaan tugas Seksi Konservasi Air Tanah; dan
  11. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.

Suryadi, ST

Kepala Seksi Pengusahaan Air Tanah

 

(1) Kepala  Seksi  Pengusahaan  Air  Tanah  mempunyai  tugas merumuskan  kebijakan  daerah;  melaksanakan  penerbitan izin          pengeboran,    izin    penggalian,  izin  pemakaian,  izin pengusahaan     air     tanah     dalam     daerah        provinsi; melakukan   penetapan    nilai perolehan air   tanah    dalam daerah provinsi; memberikan bimbingan teknis pengawasan eksplorasi dan pemanfataan air tanah.

(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat      (1)  di  atas,  Kepala  Seksi  Pengusahaan  Air  Tanah mempunyai fungsi:

  1. penyusunan rencana      pelaksanaan      tugas      Seksi Pengusahaan Air Tanah;
  2. penyiapan bahan dan dokumen pelaksanaan tugas Seksi Pengusahaan Air Tanah dan Pemanfaatan Air Tanah;
  3. penyiapan aturan perizinan pengusahaan air tanah dan pemanfaatan air tanah;
  4. penyiapan bahan dan   pelaporan,      pengedalian   dan pengawasan    di    bidang    pelayanan    dan    bimbingan pengusahaan air tanah;
  5. penyiapan persetujuan, prosedur, supervisi, evaluasi dan pengendalian pengawasan harga penetapan nilai perolehan air tanah dalam daerah provinsi;
  6. penyiapan perizinan   pengusahaan   air  tanah   dan pemanfaatan air air tanah;
  7. mengikuti rapat teknis  pengusahaan  air  tanah  sesuai dengan perintah atasan;
  8. pengevaluasian pelaksanaan tugas Seksi Pengusahaan Air Tanah;
  9. penyusunan  laporan      pelaksanaan      tugas      Seksi Pengusahaan Air Tanah; dan
  10. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.